Tradisi Pecah Telok

Tradisi Pecah Telok ala Milis Wong-Kito membuatku berpikir apa yang musti aku lakukan untuk menyelesaikan session ini, sudah memasuki part 3 namun masih saja tidak bisa lulus dan aku akui memang tadinya malas untuk meniru gaya teman-teman lainnya dalam berupaya meraih Predikat LULUS dalam Milis ini. Apa boleh buat aku harus sempatkan untuk serius menggarapnya, terinspirasi dari gaya mbak Arfi Binsted, kasihbunda, deskapahendri yang sudah sukses duluan, ide itu AKHIRNYA DATANG JUGA, aku HARUS buat blog khusus PECAH TELOK dengan nama PECAHTELOK.

halah .."ngapo ide ini datangnyo pas aku nak balek begawe pulok " bathinku. Tapi tak apolah demi Tradisi Pecah Telok ini, harus aku kerjakan dan selesai saat ini juga biar besok tinggal menunggu respon teman teman kembali dan lebih fresh gak terpancing emosinyo .. wakakakak pacak-pacaknyo nak emosi awak wong baru di milis ini.

Sebagai catatan SEJARAH aku harus tetep ikutkan tulisan perkenalan diriku yang pertama kali di forum yang menimbulkan caci maki dari RajaIblis.

"Salam Perkenalan"

Maaf Kalo tadinyo aq bingung istilah PT dan ternyata itu Pecah Telok, alias wajib memperkenalkan diri.
Perkenalkan nama saya : Alex L. Setiawan biasa di panggil Alex.
Saat ini memang saya tidak bermukim lagi di Palembang dari sekian tahun yang lalu, lahir dan dibesarkan di Daerah Makarti Jaya, Musi Banyu Asin II, tamatan (dulu) SMEA Negeri 2 Bukit Besar Tahun 92/93 mungkin di Millis ini ada teman seangkatan saya, saya dulu di jurusan UPW - Usaha Perjalanan Wisata, kemudian sempat melanjutkan pendidikan di Palembang Hotel institute (PHI/94) Palembang, selepas itu menghilang dan bekerja di Jakarta mulai dari Hotel, Restaurant, Discotique maupun Cafe, Reformasi tahun '98 di Jakarta booming "wartawan dadakan" dengan banyaknya Media Massa yang terbit akibat Reformasi tersebut, dan saya ikut-ikutan kursus Jurnalistik kemudian menekuninya untuk beberapa tahun kemudian, nasib berkata lain mendapat 'tawaran lebih" karena profesi saya ini kemudian pindah ke Kalimantan Barat dan sempat juga menetap di Makasaar, tapi cap "Jurnalistik" tidak lagi melekat yanga ada sekarang bekerja dan terlanjur cinta pada Dunia Pialang Berjangka Indonesia, untuk aktif bertransaksi di FOREX maupun Index Asia.
Sekali lagi saya minta maaf kalo Tradisi Pecah Telok tidak saya lakukan kemarin, baru hari ini setelah terjawab apa itu PT .. hahahaha... akhir kata salam kenal semua dulur-dulur yang ado di milis wong-kito ini .. ado niat balek lagi ke Palembang dan menetap kembali disana insya allah..




Raja Iblis berkata :
menurut peraturan, pecah telok harus menyertakan data selengkap dan
sedetil mungkin.

dan, saya SANGAT MERAGUKAN ANDA SEBAGAI TRADER YANG BERHASIL
menurut asumsi saya, seorang trader itu pandai mengumpulkan berbagai
informasi pendukung supaya tradingnya suskes. bila ada informasi yang
kurang terserap, maka kekalahanlah yang akan dialami ...

terbukti ...
ANDA tidak MELAKUKAN PECAH TELOK seperti yang seharusnya ...

silahkan ULANG ... !!!




Biarlah kutipan-kutipan kecil itu menjadi cacatan sejarah antara aku dengan Raja Iblis, aku yakin suatu hari nanti akan menjadi saudara melebihi persahabatan yang ada dalam milis ini
(kalau bisa ketemu-red) "semoga".

waktu semakin mepet untuk tambahan cerita siapa aku mungkin ini bisa nambahin ambil disini aja.

BannerFans.com

Untuk mengenalku lebih jauh tidak sulit kok, TERIMA DAN PECAHKAN TELOK AKU di milis Wong-Kito nanti kita bisa curhat-curhatan hehehehe ..

BannerFans.com

Untuk situs pertemanan boleh juga cross check di sini :

Tagged
Fs : alle.broker@yahoo.co.id
Fb : alle.broker@yahoo.co.id
Dada.net (lupa passnya jadi belum di linkkan)
Fupei
0 Responses

Post a Comment